-->

Cerita Fiksi - Promosi


Suatu hari  ada perampokan di suatu tempat tapi malang nasib si perampok. Ia ke pergok warga dan dihakimi warga sampai tak berdaya. Syukur saja polisi cepat datang kalau tidak mungkin perampok itu sudah tewas dan si perampok langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

Di dalam pingsannya si perampok berkelana sampai di suatu tempat ia melihat dari kejauhan banyak orang yang bersenang-senang.

Perampok :”Tempat apa itu? Banyak orang bergembira ria, ada artis-artis terkenal, gadis-gadis cantik-cantik dan seksi-seksi”.


Perampok:”Aku ingin ke sana dan ikut bersenang-senang dengan mereka”.

Berangkatlah si perampok ke tempat itu. Tapi sampai di pintu gerbang ia dihadang oleh seseorang (Iblis)
Iblis:”Tunggu kamu tidak boleh masuk ke sini”.

Perampok:”Kenapa tidak boleh? Memang tempat ini?”

Iblis:”Karena kamu belum mati. Ini adalah neraka tempat orang-orang berbuat kejahatan dan kemaksiatan kembali dan bersenang-senang”.

Perampok:”Apakah juga bisa masuk ke sana?

Iblis:”Tentu. Kalau kamu sudah mati bahkan kamu akan mendapatkan lebih dari itu. Sekarang kembalilah ke dunia dan berbuat kejahatan yang lebih jahat lagi.”

Dan si perampok pun sadar dari pingsannya, setelah itu ia dimasukkan ke jeruji tahanan di kepolisian.

Lama dalam penjara sampai waktunya ia dibebaskan. Setelah bebas ia bukannya bertaubat, ia mengikuti nasihat si Iblis.

Ia berbuat kejahatan yang lebih kejam dan bengis, mabuk-mabukan,judi dan lain sebaganya sampai ajal menjemputnya.

Perampok:”Sekarang aku sudah mati dan aku bisa masuk ke neraka tempat orang-orang yang berbuat kejahatan kembali dan bersenang-senang di sana”.

Tapi yang ia dapati hanya api yang membara dan orang-orang yang disiksa.

Perampok:”Dimana tempat orang yang bersenang-senang dulu?”

Iblis:”Inilah tempat itu”.

Perampok:”Dulu tidak seperti ini”.

Iblis:”Oh, Waktu itu kami sedang promosi. Bukankah kamu mau masuk ke tempat ini?”.

Diseretlah si perampok ke dalam neraka dengan paksa.

Baca juga:

Tags: